Pengalaman Kuliah S2 di University of Tsukuba, Jepang
S2 saya di University of Tsukuba (Graduate School of Science and Technology, Applied Physics) lewat program NIMS-GRA bukan perjalanan yang mulus dari awal. Mulai dari gagal MEXT, menemukan program NIMS-GRA yang tidak banyak orang tahu, sampai masuk kuliah di tengah pandemi COVID-19 — semuanya ada di sini.
Cerita disusun secara kronologis supaya mudah diikuti. Pilih bagian yang paling relevan buat kamu:
📝 Persiapan & Pendaftaran (2019)
Sebelum berangkat, ada proses panjang mulai dari sertifikat bahasa Inggris sampai ujian masuk.
- 👉 Tips Persiapan TOEIC untuk Daftar S2 di Jepang
- 👉 Cara Daftar NIMS-GRA: Kuliah S2/S3 di Jepang sambil Digaji
- 👉 Tips Lulus Ujian Masuk S2 University of Tsukuba – Applied Physics
- 👉 Pengumuman Hasil Ujian Masuk S2
✈️ Keberangkatan & Awal Kuliah (2020)
Dari terbang ke Jepang dengan Researcher Visa sampai resmi jadi mahasiswa S2 di tengah pandemi.
- 👉 Berangkat ke Jepang dengan Researcher Visa
- 👉 Pengumuman Hasil NIMS-GRA – Diterima, dan Ini Gajinya
- 👉 Cara Ganti Visa Researcher ke Student di Jepang – dan Kejutan dari Imigrasi
- 👉 Awal Kuliah S2 di Jepang — di Tengah Pandemi COVID-19
🎤 Riset, Seminar Tahunan & Keputusan Besar (2020–2021)
Dua kali student seminar, dan satu keputusan besar untuk lanjut ke jenjang doktor.
- 👉 Student Seminar Desember 2020 – Presentasi Pertama di NIMS
- 👉 Keputusan Melanjutkan Program Doktor – Bukan Karena Siap, Tapi Karena Takut
- 👉 Student Seminar Desember 2021 – Topik Baru, Waktu 4 Bulan, dan Arah Riset yang Berubah Total
🎓 Kelulusan
Kalau ada pertanyaan spesifik soal S2 di Jepang, jangan ragu hubungi saya.