Student Seminar Desember 2020 – Presentasi Pertama di NIMS

10 menit presentasi. 5 menit tanya jawab.

Kedengarannya singkat. Tapi persiapannya? Berbulan-bulan — dan tekanannya jauh lebih besar dari yang terlihat di permukaan.


Apa itu NIMS Student Seminar?

Setiap tahun, semua mahasiswa di NIMS Graduate Program wajib mengikuti student seminar — acara tahunan di mana setiap mahasiswa mempresentasikan hasil riset mereka selama satu tahun kepada para reviewer dari NIMS.

Satu-satunya yang tidak perlu presentasi adalah mahasiswa doktoral tahun ketiga — mereka biasanya bertugas sebagai fasilitator.

Desember 2020 menjadi momen pertama saya tampil sebagai presenter. Saat itu saya masih mahasiswa magister tahun pertama, dan baru sekitar 8 bulan menjalani riset sejak April.


Topik Riset yang Saya Presentasikan

Judul riset saya waktu itu:

“Photothermal Heating and Heat Transfer Analysis of Anodic Aluminum Oxide with High Optical Absorptance”

Sederhananya: kami mempelajari bagaimana cara meningkatkan efisiensi pemanasan dengan mengontrol ukuran pori dari anodic aluminum oxide.

Eksperimennya cukup panjang dan melelahkan — terutama di tahap fabrikasi, karena prosesnya tidak hanya satu langkah, melainkan terdiri dari beberapa tahap yang harus dilakukan secara berurutan. Detail teknisnya akan saya tulis di halaman tersendiri agar tidak terlalu berat di sini.


Bukan Slidenya yang Berat — Tapi Datanya

Banyak yang mengira bagian paling melelahkan dari student seminar adalah membuat slide presentasi. Padahal bukan itu.

Yang paling menguras energi adalah perjuangan mendapatkan hasil yang “menjanjikan” — lalu menyusunnya dalam bentuk grafik atau tabel yang bisa dipahami reviewer dalam waktu singkat.

Sejak September, pikiran saya sudah berputar di pertanyaan yang sama setiap tahun:

  • “Apa hasil yang bisa saya tunjukkan kali ini?”
  • “Apakah data saya cukup meyakinkan?”
  • “Reviewer akan puas, atau justru mempertanyakan semuanya?”

Kalimat yang Selalu Menghantui

Setiap tahun menjelang student seminar, kami selalu diingatkan dengan kalimat yang sama:

“Hasil seminar ini akan menjadi pertimbangan perpanjangan kontrak tahun depan.”

Kalimat itu terdengar sederhana. Tapi cukup untuk membuat siapa pun berpikir keras.

Bagi mahasiswa asing seperti saya, perpanjangan kontrak bukan sekadar soal penelitian — ini soal biaya kuliah dan kebutuhan hidup sehari-hari. Tanpa kontrak, tidak ada gaji. Tanpa gaji, semuanya berantakan.

Menariknya, di akhir tahun kelima saya di NIMS, kontrak saya selalu diperpanjang tanpa masalah. Teman-teman pernah bilang bahwa NIMS tidak akan memutus kontrak sebelum mahasiswa lulus. Tapi entah kenapa, rasa cemas itu tetap selalu muncul menjelang seminar.

Sampai sekarang saya masih bertanya-tanya — apakah tekanan itu datang dari NIMS, dari pembimbing, atau justru dari diri saya sendiri?


Hari H: Menunggu di Urutan Terakhir

Urutan presentasi di student seminar mengikuti jenjang dan tahun studi:

UrutanKelompok
1Mahasiswa doktoral tahun kedua
2Mahasiswa doktoral tahun pertama
3Mahasiswa magister tahun kedua
4Mahasiswa magister tahun pertama

Karena saya masih mahasiswa magister tahun pertama, saya harus menunggu sampai sesi paling terakhir.

Rasa gugup yang sudah ada sejak pagi tidak hilang-hilang — justru semakin kuat saat melihat teman-teman lain satu per satu naik dan selesai presentasi. Menunggu giliran sendiri itu kadang lebih melelahkan daripada presentasinya sendiri.


Setelah Presentasi: Lega yang Sesungguhnya

Begitu giliran saya selesai, rasanya seperti beban besar yang perlahan terangkat.

Feedback yang saya terima cukup baik — terutama saran konstruktif untuk meningkatkan kualitas riset di tahap berikutnya. Bukan pujian berlebihan, tapi cukup untuk membuat saya merasa bahwa setidaknya kerja keras 8 bulan itu tersampaikan dengan baik.

Presentasi pertama di NIMS Student Seminar — selesai. ✅


Tahun 2021 Menanti

Tahun berikutnya, 2021, menjadi tahun yang jauh lebih berat dalam perjalanan akademik saya. Tapi juga tahun yang penuh pelajaran dan perubahan besar.

Kisahnya akan saya lanjutkan di halaman berikutnya.