Student seminar (November 2023) [Presenter]
Student seminar merupakan agenda penting bagi mahasiswa doktoral di Jepang. Pada tahun kedua program S3, ekspektasi terhadap kualitas riset dan kedalaman presentasi meningkat secara signifikan, terutama dari sisi data dan analisis.
Student seminar pada November 2023 merupakan student seminar keempat yang saya ikuti, sekaligus student seminar kedua dan terakhir saya sebagai mahasiswa doktoral tahun kedua. Berbeda dengan mahasiswa magister dan mahasiswa doktoral tahun pertama, mahasiswa doktoral tahun kedua diwajibkan melakukan presentasi dengan durasi yang jauh lebih panjang: 20 menit presentasi dan 10 menit sesi tanya jawab. Sebagai perbandingan, mahasiswa di tingkat lainnya hanya melakukan 10 menit presentasi dan 5 menit tanya jawab.
Perbedaan durasi ini membuat persiapan student seminar kali ini terasa jauh lebih menantang. Sama seperti tahun sebelumnya, saya tidak diperbolehkan menggunakan kembali hasil riset yang sudah saya presentasikan saat student seminar sebagai mahasiswa doktoral tahun pertama. Riset dari tahun sebelumnya hanya boleh diperkenalkan secara singkat, dan itu pun cukup dalam satu slide PowerPoint saja.
Dengan durasi presentasi yang lebih panjang, secara teori ada dua pilihan strategi: memperpanjang bagian latar belakang atau menampilkan lebih banyak data riset. Sekilas, memperbanyak latar belakang terdengar sebagai pilihan yang “aman” untuk mengisi waktu. Namun, strategi ini langsung ditolak oleh pembimbing saya. Menurut beliau, latar belakang sebaiknya disampaikan secukupnya saja, sementara fokus utama harus diarahkan pada data dan hasil riset. Alasannya sederhana tetapi masuk akal: semakin banyak data yang ditampilkan, semakin jelas bahwa saya benar-benar melakukan banyak pekerjaan riset. Selain itu, kumpulan data tersebut juga akan sangat membantu ketika menulis jurnal-jurnal berikutnya.
Selain menyiapkan slide presentasi, ada satu hal penting lain yang harus dipikirkan, yaitu memprediksi pertanyaan. Dengan sesi tanya jawab selama 10 menit, jumlah dan variasi pertanyaan tentu akan jauh lebih banyak—baik pertanyaan yang jawabannya singkat maupun yang membutuhkan penjelasan panjang. Untuk mengantisipasi hal ini, saya mencoba memikirkan kemungkinan pertanyaan dari para profesor maupun mahasiswa lain sejak jauh hari. Dari situ, saya menyiapkan slide appendix berisi figur tambahan atau data pendukung, yang nantinya bisa langsung digunakan untuk membantu menjelaskan jawaban dengan lebih jelas dan efisien.
Sebagai mahasiswa doktoral tahun kedua, selain tantangan durasi yang lebih panjang, ada satu hal kecil yang patut disyukuri. Biasanya, mahasiswa doktoral tahun kedua dijadwalkan untuk presentasi di awal sesi. Artinya, setelah presentasi selesai, saya bisa sedikit lebih lega dan hanya perlu menunggu hingga seluruh rangkaian presentasi mahasiswa lain berakhir.
